Tragedi Minggu Berdarah Di Mabar, Polisi Kantongi Identitas TSK

0
17

LR.com – Tragedi minggu berdarah pembantaian satu keluarga yang mengegerkan warga  Jalan Mangaan, Lingkungan 11, Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli yang terjadi pada Minggu 9 April 2017 lalu, kini mulai menemukan titik terang berkat kerja keras satuan Reskrim Polda Sumatera yang dikabarkan telah mengantongi identitas  tersangka pelaku utama  pembunuhan sadis tersebut.

Diduga pelaku berinisial AL warga Pembangunan II, Desa Sekip, Lubuk Pakam, Deli Serdang, dugaan itu dikuatkan dengan diamankannya barang-barang milik korban dari kediaman tersangka berupa empat buah handphone milik para korban, Laptop milik korban, tas sekolah milik korban dan juga STNK Sepeda Motor BK 6308 AEL milik korban.

Wakapolda Sumut, Brigjend Agus Andrianto dalam keterangannya mengatakan yang bersangkutan saat ini sudah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Ia menghimbau agar AL segera menyerahkan diri.

“Terduga pelaku berinisial AL kami himbau agar yang  bersangkutan agar menyerahkan diri,” kata Wakapolda Sumut, Brigjen Agus Andrianto, Selasa 11 April 2017.

Sambungnya, bahwa pelaku disebutkan  masih memiliki hubungan kerabat dengan para korban dan diduga dalam menjalankan aksi tidak sendirian.

“Berdasarkan keterangan saksi, pelaku lebih dari 1 orang,” ujarnya orang nomor dua di Mapoldasu itu.

Sampai saat ini Polisi belum dapat memastikan motif pembunuhan ini, sebab terduga pelaku belum tertangkap dan pihaknya masih melakukan penyelidikan apakah antara pelaku dan korban pernah terlibat dendam atau hal lain.

“Kalau sampai anak 4 tahun pun dibuat seperti itu kondisinya, patut diduga kejadian ini bermotif dendam,” cetus Agus.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya pembunuhan sadis terhadap satu keluarga terjadi pada Minggu (9/4/2017). Lima orang tewas dan seorang anak berusia empat tahun kritis. Kelima korban yang tewas dalam pembunuhan sadis adalah pasangan suami istri Riyanto (40) dan Sri Ariyani (40).

Kemudian, kedua anak mereka, Naya (13) dan Gilang Laksono (8) dan mertua Riyanto, Sumarni (60). Sedangkan putri bungsu pasangan Rianto dan Yani, Kinara (4), selamat meski kondisinya kritis. LR 05.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here