Ini Alasan Syamsul Arifin Calon Lagi Pilgubsu 2018

0
144

LR.com – Pencalonan kembali H.Syamsul Arifin SE sebagai Gubernur Sumatera Utara priode 2018,kiranya mengejutkan banyak kalangan, bagaimana tidak mantan Gubernur Sumut priode 2008-2011 yang pernah tersandung kasus di KPK itu ternyata banyak mendapat dukungan dari para tokoh politik dan elemen masyarakat.

Faktanya sekelompok masyarakat yang mengatasnamakan tim suksesnya H.Syamsul Arifin resmi mendaftarkan pencalonan dirinya melalui Partai PDI agar dapat diusung dari Partai wong cilik itu.

Bagaikan bola salju dukungan terhadap H.Syamsul Arifin terus besar menggelinding dan pada kesempatan Jumat 7 Juli 2017 redaksi  Logika Rakyat  berkesempatan mewancarai mantan Bupati Langkat dua priode itu.

Ditemui dikediamannya dengan pakaian yang sederhana berkemeja dan hanya mengenakan kain sarung itu, perbincangan kami langsung mengarah kepada apa yang menjadi alasan  mendasar tokoh masyarakat melayu yang kerab di sapa Dato Sri itu mencalonkan kembali dalam Pilkada Sumut mendatang ?.

Jawabnya, “Saya tak ingin rakyat saya lapar, rakyat saya sakit, rakyat saya bodoh dan punya masa depan”, tukas mantan Ketua KNPI Sumut itu.

Sambungnya, sebenarnya keinginan masyarakat ini tidaklah berlebihan, mereka hanya ingin bagaimana hidup mereka tercukupi, tentunya harus ada kebijakan pemerintah khususnya pemerintah daerah yang menjamin program ketahanan pangan yang mandiri, atau dengan kata lain petani sejahtera rakyatnya tidak kelaparan.

Begitu pula dengan program lainnya yang harus berpihak pada kepentingan rakyat kebanyakan, bukan berpihak pada kelompok tertentu, beber putra kelahiran Pangkalan Berandan itu.

Redaksi, bukankah ini program bapak sebelumnya ketika menjadi Gubernur Sumatera Utara kemarin ?.

Benar jawabnya, tapi takdir berkehendak lain dan saya belum sempat mewujudkannya, karena itulah saya untuk pertama kalinya saya menangis ketika diwawancarai oleh salah satu stasiun TV usai hasil hitung cepat pada Pilgubsu tahun 2008 kemarin, alasanya karena saya tak ingin masa suram yang pernah dialaminya juga dirasakan oleh rakyat yang akan dipimpinnya, ujar sahabat semua suku itu, sembari menghapus air mata yang membasahi pipinya.

Bagi H. Syamsul Arifin putra pertama dari Almarhum H. HAsan Perak itu kebahagian itu sesungguhnya adalah bagaimana membuat orang lain bahagia dan jangan pernah menyerah meski harus menanggung resiko seperti yang pernah dijalaninya beberapa tahun silam.

” Saya anak pejuang, pilihannya hanya satu, mati atau merdeka”,  ucapnya dengan penuh keyakinan sembari melepas senyum kepada awak media yang lain.@LR01.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here