Walikota Binjai Panen Beras Organik 

0
82

LR.com – Kreatif, mungkin kalimat ini pantas disematkan kepada Walikota Binjai, H.M Idaham SH. Msi, karena tidak henti-hentinya melakukan trobosan khususnya dalam program peningkatan ekonomi ke rakyatan. Setelah sebelumnya sukses dengan program budidaya ikan lele dan jambu madunya, kini kembali sukses mewujudkan program beras Binjainya dengan sistem tanam berbasis organik.

Senin pagi, 11 September 2017 menjadi catatan sejarah bagi dunia pertanian di Kota Binjai, karena untuk pertama sekalinya panen perdana beras Binjai dengan sistem
teknologi IPAT- BO (Intensifikasi Padi Aerob Terkendali Berbasis Organik)  dari varitas sidenok.

Tampak senyum kebahagian terpancar dari raut wajah Walikota Binjai H.M.Idaham, ketika membaur bersama dengan para petani memanen padi beras Binjai di lahan pertanian yang berlokasi di Kecamatan Binjai Selatan.

Teknologi IPAT- BO ini diklaim mampu menghasilkan padi seberat 10,1 ton unruk per hektarnya  dengan masa tanam hanya 86 hari.  “Saya percaya melalui teknologi pertanian ini akan mampu mengakat dan meningkatan pendapatan para petani”, ujar Idaham sembari memperlihatkan padi yang baru dipenennya.

Uniknya beras Binjai cap rambutan ini benihnya hanya satu varietas yang merupakan hasil kerjasama antara Pemko Binjai dengan LPM Pilar Andalan Sinergi selaku pihak yang memperkenalkan teknologi IPAT-BO tersebut,  jelas Idaham yang menamatkan pendidikan S2nya di bidang lingkungan hidup.

Sebelumnya sistem teknologi IPAT-BO telah diujicobkan dilahan pertanian di areal persawahan Jalan Danau Malinjo, Kelurahan Sumber Karya, Kecamatan Binjai Timur dan akan terus dikembangkan disetiap areal persawahan yang ada di Kota Binjai, karena keterbatasan lahan tidak menjadi halangan  untuk menjadikan Kota Binjai menjadi daerah yang swasembada beras, insyaallah dengan penuh keyakinan, ujar Idaham mengakhiri. @LR02

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here