Cerita Beby Di Kedai Kopi Oye

0
98

LR.com – Berkunjung ke Kota Brandan Kabupaten Langkat Propinsi Sumatera Utara, maka kesan yang bisa kita rasakan adalah kejayaan sebagai kota penghasil minyak bumi terbesar dan pertama di Indonesia. Hal itu ditandai dengan masih berdirinya dengan kokoh bangunan aset milik PT. Pertamina, seperti sumur pengeboran minyak, rumah sakit dan kompleks perumahan.

Dalam perjalanan sejarah kejayaan Kota Berandan ternyata banyak menyimpan cerita yang sulit untuk dilupakan dan salah satunya adalah tentang keberadaan kedai kopi Oye yang merupakan penggabungan dari tiga nama yakni, Obdem, Yansarin dan Esah. Sedangkan lokasinya persis di Jl. Kalimantan tak jauh dari kediaman tokoh masyarakat yang sangat dihormati di daerah penghasil minyak itu, yakni H. Dato’ Sri Syamsul Arifin SE.

Segelas kopi susu menemani kami di kedai yang tidak pernah sepi dari pengunjung itu, dan suasana terasa semakin hangat karena  pengunjungnya berasal dari berbagai golong sosial, baik itu yang berpropesi sebagai Pegawai Negeri Sipil, anggota Polri, pimpinan Partai Politik, LSM, kuli tinta, bahkan sampai abang becak, semuanya membaur duduk satu meja tanpa membedah status dan golongan.

Topik pembicaraannya pun beragam mulai soal kondisi politik nasional sampai soal calon Bupati Langkat priode 2018 tak luput dari pembahasan mereka. Beruntung Kamis sore itu, 12 Oktober 2017 kami berkesempatan berkenalan dengan seorang yang cukup populer diantara para pengunjung lainnya yakni, Wak Harapan Hasibuan,70 tahun atau lebih dikenal dengan nama Wak Jimbrown, seakan mengigatkan kita dengan seorang artis Holywood yang terkenal  diera tahun 80 an.

Melihat penampilan dan gaya bicaranya tidak lah salah jika para pengunjung kerab menyapanya Wak Jimbrown dan tak butuh waktu lama bagi kami untuk  mengakrabkan diri dengannya karena kepribadian yang bersahabat.
Dari mulutnya lah kami banyak mendengar kisah prihal keberadaan kedai kopi Oye ini.” Dahulu pemilik warung kopi ini namanya Pak Oyong dan saat ini telah diwariskan kepada keturunnya”, ungkap Wak Jimbrown mengawal kata.

Perasahan kami pun mulai larut terbawa suasana, bukan saja karena merasakan nikmatnya rasa kopi, juga karena cerita kisah hubungan persahabatan Wak Jimbrown  dengan H.Syamsul Arifin SE  mantan Bupati Langkat dua priode itu.

Sehingga tak mengherankan secara terang-terangan dirinya sangat berharap kedepan Kabupaten Langkat dipimpin berasal dari keturunan langsung sahabatnya itu. ” Ambo berharap Bupati yang terpilih nantinya anaknya bang Haji yang bernama  Beby Arbiana”, harapnya.

Harapan Wak Jimbrown ternyata juga menjadi harapan pengunjung lainnya,  karena pada saat bersamaan ungkapan itu langsung diaminkan para pengunjung lainnya.” Amin, siapapun calonnya yang dipilih harus putri asli daerah “, ungkap salah seorang pengunjung.

Merasa mendapat dukungan Wak Jimbrown semakin bersemangat dan langsung berdiri sambil berkata kepada penjaga kedai, ” Tambah segelas lagi kopinya”, pinta nya.

Kemudian  perkataan Wak Jimbrown langsung disambut salah seorang pengunjung, “Yang kemarin saja belum dibayar, ini malah minta tambah lagi, mentang-mentang ada yang bayarin”, dan langsung disambut gelak tawa pengunjung lainnya.

Sesaat pembicaraan yang tadinya serius pecah berubah menjadi gelak tawa dan kami pun seakan tak mampu ikutan tertawa melihat tawanya Wak Jimbrown yang sebagian giginya sudah pada ompong. @redaksi/wak’yu

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here