Sindikat SIM Palsu Dibongkar Di Medan

0
190

LR.com – Sindikat pembutan Surat Izin Mengemudi (SIM) palsu berhasil dibongkar Unit Jatanras Polda Sumut dan menyita sedikitnya ribuan lembar SIM telah kadaluarsa yang akan didaur ulang membuat SIM palsu dari  sebuah rumah di Jalan Setia Luhur, Gang Arjuna, No. 9, Helvetia yang dijadikan lokasi pembuatannya,   Kamis 28 September 2017.

Dalam operasi itu tiga tersangka berhasil  diamankan yang berperan sebagai pembuat SIM palsu dan pencari calon korbannya . Ketiganya adalah Herman Pohan,34 tahun, Irwansyah,33 tahun dan Ridha Fahami,35 tahun.

Sedikitnya 70 lebar SIM palsu yang telah tersebar selama emat bulan terkahir. Dalam menjalankan aksinya pelaku mampu meraup keuntungan puluhan juta rupiah dengan memasang tarif yang berpariatif, antara lain untuk SIM C senilai Rp450 ribu, SIM A Rp500 ribu dan SIM B Rp650 ribu. Untuk mendapatkannya calon tanpa melalui proses yang berlaku.

Selain berhasil memyita ribuan SIM yang telah kadaluarsa yang disembunyikan dibawah kasur dan pukuhan karung goni plastik perugas juga mendapati alat hisap shabu-shabu dilokasi yang sama.

Polisi juga menyita sejumlah alat pencetak berupa  komputer, scanning, serta laminating. Diduga dalam menjalankan aksinya selama ini para tersangka dibeking seorang oknum Polisi bertugas di bagian Yanma Polda Sumut.

Petugas juga telah mengantongi salah seorang tersangka berinisial H yang diduga sebagai otak pelaku sindikat SIM palsu tersebut.

“Seorang inisial H sudah kami tetapkan sebagai DPO. Tersangka H ini ahlinya dalam pembuatan SIM palsu,” ujar Direktur Reskrimum Polda Sumut Kombes Nurfallah.

Ditambahkan Nurfallah, para pelaku mendapatkan SIM kadaluarsa dari sebuah gudang botot yang berlokasi di kawasan Medan Marelan dengan harga Rp1.500 perkilogram, jelas perwira berpangkat bunga melati itu.@LR05

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here