UNBK SMP/MTs di Tebingtinggi Secara Bergantian Pj Walikota Berjanji Menambah Unit Komputer Secara Bertahap

0
41

SR-TEBINGTINGGI Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMP/MTs di Kota Tebingtinggi berlangsung aman dan lancar meskipun pelaksanaannya dilakukan secara bergantian akibat terbatasnya jumlah komputer yang dimiliki setiap sekolah. Pj Walikota H OK Zulkarnain berjanji akanmenambah unit komputer di sekolah-sekolah secara bertahap yang ditampung melalui APBD 2018.

“Pelaksaan UNBK tingkat SMP di Tebingtinggi berjalan aman dan lancar, hanya saja anak-anak harus aplusan (bergantian) karena keterbatasan jumlah computer yang dimiliki sekolah. Secara bertahap akan kita anggarkan di APBD tahun 2018”, ujar OK Zulkarnain saat memamtau pelaksanaan UNBK di SMP Negeri 7 Jalan Syeh Beringin Kecamatan Padang Hilir Kota Tebingtinggi, Selasa (2/5).

Pj Walikota didampingi Kajari Tebingtinggi Fajar Rudi Manurung, Kapolres AKBP Ciceu Cahyati, Danramil 13/024DS Kapten Inf Salehan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan H Pardamean Siregar, Kabid Dikdas Jonner Sitinjak melakukan pemantauan di SMP N 7 dan SMP N 1 kota setempat.

pada kesempatan itu Zulkarnain juga mengatakan, sesuai laporan Kadisdikbud sebelum pelaksanaan UNBK hari ini, pihak sekolah sebelumnya sudah melakukan uji coba berupa try out atau simulasi tujuannya agar pelajar tidak merasa janggal dengan perubahan yang ada. “Tahun sebelumnya, UNBK sudah kita laksanakan di beberapa sekolah di Tebingtinggi dan ini bukan yang pertama, jadi saya yakin kesiapan kita sudah matang”, tambahnya.

Pj Walikota berjanji bahwa di tahun 2018 aplusan ini akan berkurang karena di APBD secara bertahap akan ditampung pengadaan computertersebut, “Sekarang satu sekolah harus ada 4 aplusan, tahun depan mungkin 2 aplusan dan ditargetkan harus ada satu unit kompuer per siswa, itu harapan kita”, ujarnya sekaligus berharap hasilnya dirangking secara Nasional.

Pada kesepatan yang sama, Kepala Dinas Pendidikan H Pardamean Siregar mengatakan, pelaksanaan UNBK tingkat SMP/MTs di Tebingtinggidiikuti oleh 3.569 siswa dan berlangsung dengan baik. “Ujian Nasional ini bukanlah penentu lulus seorang siswa, yang menentukan lulus adalah Rapat Dewan Guru dari setiap sekolah/madrasah”, ujarnya.

Ditambahkannnya bahwa hasil UNBK akan digunakan siswa masuk ke sekolah setingkat lebih tinggi dari SMP/MTs seperti melanjut ke SMA SMK. “Kita sangat berharap sistem penerimaan siswa SMA dan SMK membedakan penerimaan siswa yang UN-nya berbasis komputer dengan yang berbasis kertas”, ujar Pardamean sembari mengatakan dirinya yakin Disdik Sumut telah  dan akan menggunakan aplikasi yang baik tentang hal itu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here