Terkuak Dugaan Pungli BOK, Walikota Mutasikan Kadinkes Pekanbaru

0
297
Walikota Pekanbaru Mutasikan Tiga Eselon II dijajaran Pemko Pekanbaru
LR.com – Pekanbaru, Pasca terkuaknya dugaan adanya praktik pungli dalam penyaluran Bantuan Oprasional kesehatan (BOK) di Dinas kesehatan Pekanbaru yang berbuntut munculnya desakan dari sejumlah organisasi dan penggiat yang peduli dalam pemberantasan korupsi  agar segera mencopot Kadinkes yang bersangkutan kini mulai ramai diperbincangkan.
Benar atau tidak adanya keterkaitan temuan itu, Walikota Pekanbaru, Firdaus MT memutasi

Walikota Pekanbaru Mutasikan Tiga Eselon II dijajaran Pemko Pekanbaru

tiga kepala dinas dari jabatanya. Menariknya tiga kepala dinas yang dimutasikan dari jabatannya satu diantaranya Kadinkes yang selama ini dijabat Helda S Munir, terhitung sejak Rabu, 3 Januari 2018.

Selengkapnya ketiga eselon II yang dimutasikan dari jabatannya diantaranya , El Sabrina yang sebelumnya menjabat kepala dinas pertanian dipindahkan menjadi Asisten II Bidang Perekonomian Setdako Pekanbaru.
Kemudian, Neng Elida sebelumnya menjabat kepala Dinas Koperasi dan UMKM dipindahkan menjadi staf ahli bidang hukum dan pemerintahan. Terkahir, Helda S Munir, sebelumnya kepala dinas kesehatan dipindahkan menjabat jabatan baru sebagai staf ahli bidang kemasyarakatan.
Tidak hanya itu, Walikota Pekanbaru juga mengobrak-abrik sejumlah jabatan eselon II lainya. Diantaranya adalah Kepala Satpol PP Pekanbaru.
Setelah menjabat kepala Satpol PP Pekanbaru selama tiga tahun, Zulfahmi Adrian terpaksa harus meninggalkan jabatanya. Zulfahmi dimutasi menjadi Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga (Dispora) Kota Pekanbaru.
Sementara jabatan Kepala Satpol PP Pekanbaru dijabat oleh Agus Pramono sebelumnya menjabat sebagai Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol).
Kondisi serupa juga dialami oleh Azharisman Rozie. Meski mampu meningkat PAD dari sektor pajak sebesar 25 persen dari tahun sebelumnya, namun Haris tidak lagi dipercaya menduduki jabatan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).
Haris dirotasi ke tempat tugas yang baru, yakni Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil Menengah yang sebelumnya dijabat oleh Neng Elida.
Sementara jabatan Kapela Bapenda dijabat oleh Pelaksana Tugas (Plt) yakni Muhammad Jamil yang juga Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP).
Tidak hanya Bapenda yang dijabat oleh seorang Plt. Sejumlah OPD juga kosong karena kepala dinasnya terkena mutasi. Terhitung mulai Rabu 3 Januari 2018, jabatan yang kosong tersebut dijabat oleh Plt.
Diantaranya, Plt Kepala Dinas Kesehatan yang dijabat oleh Zaini Rizaldi yang juga sekretaris Dinas Kesehatan. Kemudian Sa’at yang saat ini menjabat kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) juga dipercaya rangkap jabatan sebagai Plt Kepala Dinas PU.
Begitu juga dengan Firmansyah Eka Putra yang menjabat sebagai Sekretaris Diskomifo, juga menjabat sebagai Plt Diskomimfo.
Selanjutnya Irzal Ahmad Sekretrais Dinas Perumahan dan Permikiman yang juga menjabat sebegai Plt di dinas yang sama. Ahmad ST Mt, yang saat ini menjabat Sekrearais Bappeda juga menjabat Plt Kepala Bappeda.
Sementara untuk jabatan Plt Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKP SDM) yang sebelumnya dijabat oleh Muhammad Jamil diserahkan ke Masriah yang juga menjabat sebagai sekretaris BKP SDM.
 Pelantikan pejabat eselon II hingga IV ini dipimpin oleh Wakil Walikota Pekanbaru, Ayat Cahyadi. Sebab disaat bersamaan, Walikota Pekanbaru Firdaus MT sedang berada di Jakarta.
Wakil Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi usai pelantikan mengungkapkan, mutasi pejabat Pemko kali ini tidak hanya untuk eselon III dan IV saja. Namun juga untuk Pejabat Tinggi Pratama (PTP) atau eselon II, setingkat kepala dinas dan badan.
“Rekomendasi dari Komisi ASN sudah kita dapatkan tanggal 27 Desember kemarin. Sesuai rekomendari tersebut, kita dibolehkan melakukan mutasi bagi Pejabat Tinggi Pratama (PTP) atau eselon II,” katanya.
Ayat menyebut dalam rekomendasi tersebut juga diizinkan untuk melakukan lelang terbuka bagi pejabat eselon II.
“Hari ini kita lakukan mutasi beberapa pejabat eselon II yang sudah dievaluasi,” imbuhnya.
Berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan oleh tim Pansel, maka ada sebanyak 11 pejabat eselon II yang dilakukan rotasi. Seluruhnya dilantik bersamaan dengan pejabat eselon III dan IV. Sementara untuk eselon III berjumlah sebanyak 78 dan eselon IV 139.
“Total seluruhnya mulai dari eselon II sampai IV sebanyak 228 orang,” jelas Ayat.
Ayat berharap, seluruh pejabat yang dilantik bisa bekerja sama dengan timnya. Sebab pihaknya menginginakan tim yang super yang bisa menjalankan visi misi walikota Pekanbaru, smart city yang madani.
Laporan : @iswadi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here