Banda Aceh Geger, Satu Keluarga Dibunuh Secara Sadis

0
1308
Korban bersama istri dan anaknya

LR.com – Banda Aceh, Sadis dan biadab predikat itu pantas disematkan kepada pelaku pembunuhan satu keluarga ini yang terdiri dari ayah dan ibu dan seorang balita yang masih berusia 8 tahun.

Pada Senin, 8 januari 2018 sekira pukul 22.10 wib, seketika warga Jl. Panglima Polemik Ujung sontak dengan penemuan tiga mayat dengan kondisi mengenaskan terdapat bekas luka benda tajam yang diduga telah menjadi korban pembunuhan di salah satu Rumah Toko (ruko.red ), persisnya di distrobutor Kecamatan  Kuta Alam Banda Aceh.

Diketahui korban bernama Tjisun, 45 tahun ditemukan di dalam kamar mandi dengan posisi terlungkup dan kepala hampir putus diduga bekas bacokan benda tajam, kemudian istri korban, Minarni, 40 tahun ditemukan di ruang tengah dalam kondisi mayat telanjang bulat dan luka bekas di cekikan, dan anak korban, Callietosng, 8 tahun ditemukan diruang tengah dalam kondisi kepala terpisah dengan badan.

Terungkapnya pembunuhan sadis satu keluarga yang mengegerkan Kota Banda Aceh itu berawal dari kecurigaan keluaraga korban yang telah berhari-hari mencoba menghubungi korban melalui telepon selulernya, namun tidak ada jawaban, selanjutnya melalui tetangga korban, Eka, 34 tahun kerabat korban meminta tolong untuk melihat kondisi korban di kediamannya.

Sekira pukul 20. 45 wib sdri. Eka beserta suami melapor kepada Kepala Dusun (Kadus )  LR 3 Gp. Mulia, dikarnakan rumah korban tertutup rapat, selanjutnya kondisi iti dilapor ke Polsek Kuta Alam guna memastikan keadaan rumah korban.

Kemudian, sekira pukul 22.10 wib Kapolresta, Kasat Reskrim beserta anggota, kasat Intel beserta anggota dan Kapolsek Kuta Alam beserta anggota mengecek langsung ke TKP dan membuka paksa pintu rumah korban dan menemukan kondisi rumah yang selama ini dijadikan gudang toko grosir dalam keadaan berantakan dan lantai rumah penuh bercak darah, serta mendapatkan tiga mayat dengan kondisi mengenaskan.

Guna penyidikan lebih lanjut  mayat korban di efakuasi ke rumah sakit Zainal Abidin guna dilakukan otopsi. Sampai dengan berita ini diturunkan
personil Polresta Banda Aceh masih melakukan proses penyidikan.

Lopran :@harry

    Korban bersama istri dan anaknya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here